Petinju Rusia Meninggal Setelah Kalah KO


Moskow - Kabar mengenaskan datang dari ring tinju. Petinju kelas berat ringan Roman Simakov menghembuskan nafas terakhir usai sebelumnya di-KO lawan di atas ring.

Tragedi itu bermula saat Simakov terlibat duel perebutan gelar WBC Asian Boxing Council kontra Sergei Kovalev di Moskow, Senin (5/12/2011).

Pada ronde enam partai sesama petinju Rusia tersebut, Simakov dibuat lawannya mencium kanvas. Sempat bisa melanjutkan pertarungan, Simakov kemudian mendapatkan serangkaian pukulan di kepala dan akhirnya terjerembab di ronde ketujuh.

Simakov kemudian mesti ditandu meninggalkan ring dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Di sana petinju berusia 27 tahun tersebut mendapatkan operasi otak tetapi tidak kunjung siuman. Simakov akhirnya dinyatakan tutup usia, Kamis (8/12).

"Saya hanya bisa bilang kalau penyelidikan mengenai kematiannya sedang dilakukan," ujar ofisial RBF Igor Maruzov kepada media lokal, seperti dikutip Reuters.

Ironisnya, kekalahan yang menewaskan dirinya merupakan KO pertama untuk Simakov yang rekor pertarungannya kini terhenti abadi di angka 19 kali menang (KO 9), 2 kali kalah, dan 1 kali imbang.

"Tujuanku adalah mengalahkan Simakov dalam bertinju, tidak perlu sampai membuatnya KO," aku Kovalev yang menjadi lawan terakhir Simakov.

"Tetapi setelah ronde keempat, aku melihat sesuatu ada yang salah dengan Simakov. Pukulan terakhirku tidaklah sekuat yang aku layangkan sebelumnya," terang Kovalev.